FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEBIJAKAN UTANG PERUSAHAAN (Studi Korelasional pada Perusahaan Manufaktur Go Public di Bursa Efek Jakarta)
DOI:
https://doi.org/10.35591/wahana.v11i2.17Abstract
Dalam rangka menjaga kelangsungan operasional, perusahaan merasa perlu untuk mendapatkan sumber dana dari pihak eksternal. Sumber dana eksternal dapat berupa investasi dari investor atau pinjaman dari lembaga perbankan. Pada saat ini, pinjaman dari pihak perbankan merupakan kemungkinan yang lebih dapat diharapkan. Penelitian ini merupakan suatu kajian empiris terhadap faktor penentu kebijakan utang perusahaan manufaktur. Dalam penelitian ini, terutama akan dilihat pengaruh dari ownership factor terhadap kebijakan utang jangka panjang perusahaan. Hasil penelitian yang dilakukan mendapatkan bahwa ownership factor berpengaruh positif terhadap total utang. Faktor penentu utang perusahaan merupakan suatu hal yang penting untuk perusahaan dalam rangka menjaga kestabilan dan kelangsungan kegiatan perusahaan.
Kata Kunci: Sumber Dana Eksternal, Faktor Penentu Utang.
Downloads
References
Awat, N.J. (1999). Manajemen Keuangan: Pendekatan Matematis. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Bhaduri, S.N. (2002). “Determinant of Corporate Borrowing: Some Evidence from the Indian Corporate Structureâ€, Journal of Economics and Finance, Volume 26, No. 2, Summer, p. 200-215.
Brigham, E. F. dan Houston, J.F. (2001). Manajemen Keuangan. Edisi Kedelapan, Erlangga, Jakarta.
Chadwick, L. (1991). Esensi Akuntansi Keuangan. Prentice Hall International, LM FEUI, Jakarta.
Dewi, I.J. (2004). Aksi Teori dalam Praktek Manajemen Keuangan. Amara Books, Yogyakarta.
Ghosh, A., et al (2000). “The Determinants of Capital Structureâ€, American Business Review, Jun., 18, 2, p. 129.
Gujarati, D.N. (2003). Basic Econometrics, Fourth Edition, International Edition, McGraw-Hill, New York.
Hair, et al. (1998). Multivariate Data Analysis. Fifth Editon, International Edition, Prentice Hall, New Yersey.
Helfert, E.A. (1996). Teknik Analisis Keuangan: Petunjuk Praktis untuk Mengelola dan Mengukur Kinerja Keuangan. Edisi Kedelapan, Erlangga, Jakarta.
Jahera, J.S. and Lloyd, W.P. (1996). “An Empirical Assessment of Factors Afecting Corporate Debt Levelsâ€, Managerial Finance, Volume 22, Number 2, p. 29.
McCue, M.J. and Ozcan, Y.A. (1992). “Determinants of Capital Structureâ€, Journal of Healthcare Management, Fall, 37, 3. p 333.
Moh’d, M. A., et al. (1998). “The Impact of Ownership Structure on Corporate Debt Policy: a TimeSeries Cross-Sectional Analysisâ€, The Financial Review, 33, p. 85-98.
Mujamdar, S.K. and Pradeep Chhibber. (1999). “Capital Structure and perfomance: Evidence from a transition economy on an aspect of corporate governanceâ€, Public Choice, March, p. 287-305.
Munawir, S. (2001). Analisa Laporan Keuangan. Edisi Keempat, Liberty, Yogyakarta.
Supranto (2004). Analisis Multivariate: Arti dan Interpretasi. Rineka Cipta, Jakarta.
Sharma, J.S., Kamath, R., dan Tuluca, S. (2003). “Determinant of Corporate Borrowing: An Application of a Neural Network Approachâ€, American Business Review, Jun, 21, 2, p. 63.
Riyanto, Bambang. (1995). Dasar-dasar Pembelanjaan Peruashaan. Edisi Kelima, BPFE, Yogyakarta.













