ANALISIS PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL, KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL, TERHADAP ETIKA AKUNTANSI
DOI:
https://doi.org/10.35591/wahana.v21i1.138Abstract
This study aims to analyze the influence of intelligence quotient of accounting ethics in accounting students sector public econimic faculty at the UKAW Kupang, the emotional quotient of spiritual quotient of accounting ethics in accounting students sector public econimic faculty at the UKAW Kupang, the influence of spiritual quotient of accounting ethics in accounting students sector public econimic faculty at the UKAW Kupang, and the influence of intelligence quotient, emotional quotient, and spiritual quotient simultaneosly on the accounting ethics in accounting students sector public econimic faculty at the UKAW Kupang. The focus variables of research are intelligence quotient, spiritual quotient, spiritual quotient as independentvariables about accounting ethics as a bound variable.The results of this study can be seen that intelligence quotient and emotional quotient does significantly impact to accounting ethics, and spiritual quotient does significantly impact the accounting ethics.
Â
Keywords: Intelligence Quotient, Emotional Quotient, Spiritual Quotient, and Accounting Ethics.Downloads
References
Adinda, K. (2015). Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Intelektual Terhadap Perilaku Etis Mahasiswa Akutansi dalam Praktik Pelaporan Laporan Keuangan. Skripsi, 1-72.
Agoes, S. (2004). Auditing (Pemeriksaan Akuntan) oleh Kantor Akuntan Pulik Edisi Ketiga. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti.
Akbar, M. T. (2013). Analisis Perbedaan Penerapan Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Segi Gender dan Tingkat Pendidikan (Studi Empiris Pada Mahasiswa Akuntansi di Kota Padang). Skripsi, 1-22.
Amram, J. Y. (2009). The Contribution of Emotional and Spiritual Intelligences to Effective Business Leadership. Dissertation of Psychology of Instituteof Transpersonal Psychology.
Azwar, S. (2004). Pengantar Psikologi Inteligensi. Pengantar Psikologi Inteligensi. Cetakan Keempat. Yogyakarta:.
Dewanto, M. A., & Nurhayati, S. (2015). Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Sikap Etis dan Prestasi Mahasiswa Akuntansi (Studi Pada Perguruan Tinggi di Kota Pekalongan).
Fishbein, M., && Ajzen, I. (1975). Belief, Attitude, Intention, and Behavior: AnIntroduction to Theory and Research.
Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 20 Edisi 6. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.Goleman, D.(1998). Working with emotional intelligence. New york: Bantam Books.
Goleman, D. (2001). Kecerdasan Emosional untuk Mencapai Puncak Prestasi. Jakarta: PT. Gramedia.
Goleman, D. (2005). Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi. Jakarta: Cetakan Keenam. PT Gramedia.
Griffin, R. W., && Ebert, R. J. (1998). Business. Fourth Edition. Prentice Hall Inc.: Englewood. Clift.
Hastuti. (2007). Perilaku Etis Mahasiswa dan Dosen Ditinjau dari Faktor Individual Gender dan Locus of Control. Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis , Volume 7nomor 1.
Hutahahean, M. B., && Hasnawati. (2015). Pengaruh Gender, Religiusitas dan Prestasi Belajar Terhadap Perilaku Etis Akuntan Masa Depan. e-Journal Akuntansi Trisakti, Hal: 49-66.
Jamaluddin, & Indriasari, R. (2011). Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual terhadap Etika Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako.
Khomsiyah, & Indriantoro, N. (1998). Pengaruuh Orientasi Etika terhadap Komitmen dan Sensitivitas Etika Auditor Pemerintah di DKI Jakarta. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia 1 (1), 13-28.
Lai, M. M., & Tan, W. K. (2009). An Empirical Analysis of Personal Financial Planning in an Emerging Economy. European Journal of Economics, Finance and Administrative Sciences, 100-111.
Lisda, A. (2014). Pengaruh kemampuan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual terhadap perilaku etis auditor serta dampaknya pada kinerja.
Melandy, R., & Nurna aziza. (2006). "Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Tingkat Pemahaman Akuntansi, Kepercayaan Diri sebagai Variabel Pemoderasi". Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang.
Murtanto, & Marini. (2003). “Persepsi Akuntan Pria dan Akuntan Wanita serta Mahasiswa dan Mahasiswi Akuntansi terhadap Etika Bisnis dan Etika Profesi Akuntanâ€. SNA VI. Surabaya. Sesi 3/D, 790-805. .
Pasiak, T. (2006). Manajemen Kecerdasan: Memberdayakan IQ, EQ, dan SQ untuk Kesuksesan Hidup. Bandung: Mizan Pustaka.
Priyatno, D. (2009). 5 Jam Belajar Olah Data dengan SPSS 17. Yogyakarta: Andi.
Rusiana, R. (2011). "Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Perilaku Etis Akuntan Publik di Semarangâ€.
Sihwahjoeni, & M. Gudono. (2000). Persepsi Akuntan terhadap Kode Etik Akuntan . Jurnal Riset Akuntansi Indonesia. Vol.3, No.2, Juli , 168-184.
Sternberg, R. J. (2008). Psikologi Kognitif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Kencana.
Zohar, D., & Marshall. (2002). SQ, Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual dalam Berpikir Integralistik dan Holistik untuk Memaknai Kehidupan. (R. Astuti, Trans.). Bandung: PT. Mizam Media Utama.













